Akta Sewa Beli 1967 (Akta 212) & Peraturan-Peraturan (Hingga 10hb Julai 2022)

RM14.00 RM15.00 you save RM1.00
 
 
 

AKTA SEWA BELI 1967 (AKTA 212) 

PERATURAN-PERATURAN

[Hingga 10hb Julai 2022]

Suatu Akta untuk mengawal selia bentuk dan kandungan perjanjian sewa beli, hak dan tanggungjawab pihak-pihak kepada perjanjian sedemikian dan untuk mengadakan peruntukan bagi perkara-perkara lain yang berkaitan dan bersampingan dengannya.


Detailed Contents Of Akta Sewa Beli 1967 (Akta 212) :

Akta Sewa Beli 1967 (Akta 212) adalah sebuah undang-undang yang mengatur tentang transaksi jual beli atas barang-barang yang dibeli secara kredit atau dengan cara angsuran. Akta ini berlaku di seluruh Malaysia dan berisi aturan-aturan yang harus dipatuhi oleh para pihak yang terlibat dalam transaksi sewa beli.

Berikut ini adalah beberapa peraturan dalam Akta Sewa Beli 1967 (Akta 212):

  1. Definisi dan interpretasi: Bagian ini menjelaskan arti kata-kata dan frasa-frasa penting yang digunakan dalam akta ini, seperti "perjanjian sewa beli", "penjual", "pembeli", "angsuran", dan sebagainya.

  2. Perlindungan hak pembeli: Akta ini memberikan perlindungan bagi pembeli yang membayar uang muka atau angsuran, sehingga pembeli memiliki hak atas barang yang telah dibelinya meskipun pembayaran belum selesai dilakukan.

  3. Kewajiban penjual: Penjual harus memberikan barang yang dijual dalam kondisi yang baik dan memenuhi persyaratan yang telah disepakati, seperti garansi dan perbaikan.

  4. Pembayaran angsuran: Pembeli harus membayar angsuran tepat waktu sesuai dengan perjanjian sewa beli yang telah disepakati, dan jika terlambat, pembeli harus membayar denda sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

  5. Hak-hak penjual: Penjual berhak untuk mengambil kembali barang yang dijual jika pembeli tidak membayar angsuran tepat waktu, tetapi penjual harus memberikan pemberitahuan terlebih dahulu dan harus mengambil barang tersebut tanpa merusak atau merugikan pembeli.

  6. Penyelesaian sengketa: Jika terjadi sengketa antara pembeli dan penjual, maka sengketa tersebut dapat diselesaikan melalui mediasi atau melalui pengadilan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Peraturan-peraturan di atas adalah beberapa contoh dari aturan yang diatur dalam Akta Sewa Beli 1967 (Akta 212). Ada banyak aturan dan ketentuan lainnya yang juga harus dipatuhi oleh para pihak yang terlibat dalam transaksi sewa beli. Hal ini bertujuan untuk melindungi hak-hak pembeli dan memastikan bahwa transaksi tersebut berjalan dengan lancar dan adil bagi kedua belah pihak.

Akta Sewa Beli 1967 (Akta 212) Contains :

Akta Sewa Beli 1967 (Akta 212)
Peraturan-Peraturan Sewa Beli (Pengkompaunan Kesalahan-Kesalahan) 1993
Peraturan-Peraturan Sewa Beli (Caj Terma) 2005
Peraturan-Peraturan Sewa Beli (Permohonan Permit dan Tatacara Pemilikan Semula Barangan) 2011
Peraturan-Peraturan Sewa Beli (Fi Laporan Pemeriksaan Kenderaan Motor Terpakai) 2019


Find similar books to Akta Sewa Beli 1967 (Akta 212) : Akta/ Statutes
ISBN: 9789678928298
 
 

Latest releases

Get your copy today!
Malaysia's Largest Authorised Premium Reseller